Puisi

MAMA

0
Please log in or register to do it.

Maa…

Dulu, kau mengatakan dengan tegas

Bahwa suatu hari nanti aku akan berterimakasih kepadamu

Saat itu aku hanya menanggapimu seperti angin lalu

Ternyata tak butuh waktu lama semenjak saat itu

Hari ini aku sungguh berterimakasih padamu

Sampai sesak dadaku menahan tangis

Sampai takbisa aku berkata-kata

Takdir selalu memberiku pengajaran

Ketika aku telah melewatinya

Maa…

Apapun yang akan terjadi ke depan

Aku berjanji tak akan melawan garisku

Menjalani semuanya dengan bahagia

Tidak akan lagi mengikuti egoku

Maa…

Maafkan aku sungguh

Bahkan aku tak sanggup mengatakan secara langsung

Sebab rasa sesal itu seperti bebatuan menimpa dadaku

Membayangkan bagaimana aku membuat hari-harimu gelap penuh tangis

Sebab aku yang terlalu menyakiti harimu

REFRAIN
TIPS MENULIS MENGGUNAKAN HURUF MIRING
Ad Area

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *