Kesalahan umum dalam penulisan naskah biasanya terletak pada “penggunaan di yang dipisah dan di yang dirangkai”. Untuk membedakan penggunaan di yang dipisah dan di yang dirangkai, Anda dapat perhatikan contoh berikut ini!
1. Di yang Dipisah
Di yang dipisah menunjuk lokasi, posisi, atau tempat.
Contoh:
Atus sedang di Semarang.
Fitri duduk di antara Ulva dan Sekar.
Saat ini, Dinar sedang di rumah bersama adiknya.
Di sana ada ratusan bunga mawar.
Di mana helmku?
2. Di yang Dirangkai
Di yang dirangkai membentuk kata kerja pasif.
Contoh:
Kue itu dimakan Dinar.
Novita diajari memasak oleh Atus.
Ulva dikejar anjing tetangganya.
Acara itu diselingi permainan.