Karya Digital

Merawat Jiwa dalam Tubuh Anak-Anak

0
Please log in or register to do it.

Syukurlah semua sudah pulih, kembali seperti sedia kala.”

#1

Merawat Jiwa dalam Tubuh Anak-Anak

Foto ini potret oleh Theo, seorang mahasiswa IT Telkom Purwokerto bersama Komunitas Fotografi Wangon di Alun-alun Purwokerto beberapa waktu lalu. Foto ini kemudian mengingatkan saya pada anak-anak yang terkurung di dalam rumah selama pandemi.
Beruntung saya bisa tumbuh sebagai anak yang bebas berlarian kesana-kemari, bisa mengunjungi banyak tempat, bisa bermain dengan teman sebaya saya, dan bisa melakukan hal-hal lain tanpa dibatasi. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi anak-anak yang terkurung dalam rumah selama ratusan hari. Mereka tidak memiliki cukup ruang untuk bereksplorasi dan bertumbuh.
Namun, setelah melihat foto milik Theo ini, hati saya menghangat. Saya bisa mendengar seorang anak berkata kepada ibunya, “Bu, beli balon itu, Bu.” atau “Bu, mau liat mainan yang warna-warni itu”. Setelah ia mendapatkan apa yang ia mau, kemudian ia memainkannya bersama teman-temannya dengan bahagia. Dengan senyum yang terkembang penuh. Dengan mata yang berbinar.
Syukurlah pandemi sudah berakhir. Syukurlah saya bisa kembali melihat anak-anak yang tumbuh dengan bahagia. Syukurlah jiwa dalam tubuh anak-anak itu kembali terawat. Syukurlah semua sudah pulih, kembali seperti sedia kala.

-Indri Lestari-
Perjalanan Bermakna
Ad Area

Reactions

0
0
0
0
0
0
Already reacted for this post.

Reactions

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *